Jika kita menelaah pikiran Simon Sinek, seorang praktisi bisnis dan ilmu manusia, menjawab dalam bukunya yang berjudul Start With Why. Simon menjelaskan dengan memberikan penekanan bahwa, untuk memengaruhi orang secara maksimal, mulailah dari Why (Kenapa). Disadari atau tidak, banyak orang ketika melakukan sesuatu hanya fokus pada What (apa) dan How (bagaimana), bukan pada Why (kenapa). Padahal untuk mendapatkah hasil maksimal, faktor "Why" menjadi penentu. Misalnya, Katakanlah ada seorang sahabat yang berhasil menuntaskan menulis buku dan kemudian bukunya menjadi best seller dan memperoleh penghasilan besar dari penjualan buku. Biasanya, sebagai manusia normal, kiita cenderung kepo dan bertanya, "Wih, Gimana caranya? Bener gak?".
Coba perhatikan ini baik-baik!!!!
Kebanyakan dari kita langsung mencari tahu how nya(caranya) ketimbang Why Nya ( Alasannya).
Coba rubah cara berpikirnya dengan cara bertanya,
"apa ya yang membuat dia bisa seperti itu?"
"Kenapa ya dia melakukan itu?"
"Kenapa ya dia melakukan se-gila itu?"
"Kenapa ya dia kok bisa konsisten dan seistiqomah itu?"
Kenapa?, Kenapa?, Kenapa?
Selalu berfikir :"Kenapa", Start with why.
Coba pikirkan, apakah Anda sudah memiliki jawaban yang kuat atas pertanyaan-pertanyaan berikut ini :
- Kenapa Anda memutuskan menulis buku?
- Kenapa Anda memilih tema itu?
- Kenapa Anda harus menulis setiap hari?
- Kenapa Anda tidak malu menuangkan gagasan dalam tulisan?
- Kenapa Anda tidak takut dikritik dan ditolak orang?
- Kenapa Anda tidak takut peduli dengan cibiran orang?
- Kenapa Anda ngotot ingin menulis buku?
- Kenapa Anda istiqomah melakukannya?
Kenapa?,
Kenapa?,'''
Kenapa,?
Jawab itu dalam diri Anda sendiri!!!
Kenapa orang hidupnya gitu-gitu aja, tidak ada perubahan? Karena Why Nya, untuk hidup maju Nggak jelas dan dia punya Why yang lain untuk bertahan dalam hidupnya. Bagaimana dengan Anda??. Jika keinginan berkarya dan nulis buku hanya sebatas dilamunin, keinginan doank? Nggak ada kemajuan, nggak ada action. Yah hasilnya hanya cukup sampai keginginan dan lamunan. segitu doank? .
Kalau Why nya sudah jelas dan kuat, solusi akan hadir dengan sindirinya. Kenapa banyak orang tiba-tiba berenti nulis di tengah jalan?
Karena Why Nya Nggak jelas.
Kenapa banyak orang menyerah & putus asa hanya karena naskahnya dianggap tidak layak atau langsung minder, itu juga karena Why nya nggak jelas.
Coba tuliskan ulang di kertas atau note Anda, jangan cuma di pikiran dan hati saja. Lalu, tempelkan di dinding agar setiap hari Anda ingat itu. Disadari atau tidak, jawaban atas pertanyaan tersebut akan memberikan energi tersendiri saat kita melakukannya. Dari jawaban itulah yang akan membuat kita bersemangat untuk mencapai target-target di kehidupan, yang akan membuat kita bertahan disaat adanya ujian, cibiran, cacian, dan makian. Yang akan membuat kita berjuang keras untuk melakukan yang terbaiik setiap harinya.
Ingat ini ya!!!
Setiap orang tahu apa yang mereka lakukan (What),
Beberapa orang tahu bagaimana mereka melakukannya ( How),
Tapi hanya sedikit orang yang tahu mengapa mereka melakukannya (Why).
"Mulailah membangun kehidupan Anda dan semangat menulis dengan memiliki alasan yang jelas & Kuat".
"Ketika kita punya alasan besar, saya yakin itu juga menjadikan motivasi dalam menulis". ~nurul_uswatin
"Sediakan waktu tertentu, jangan lama2, mungkin 30 menit atau paling lama 1 jam untuk menulis, Entah dapat ide atau nggak tetep aja coba menulis, karena memang menulis harus dibiasakan" ~No Fall..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar