Pages - Menu - sub menu

Jumat, 22 Maret 2019

#2 Mempersiapkan Sebuah Karya, Itu Sepenting Membuat Karya

Seperti profesi yang lain, menjadi penulis penuh dengan tantangan. Maka wajar, banyak yang menjadi penulis sukses banyak pula yang biasa-biasa saja. Dan yang paling banyak adalah ingin jadi penulis, tapi satu buku pun tidak pernah selesai ditulis.

Kira-kira kenapa bisa begitu??

Yang menarik adalah sebuah penelitian tentang otak manusia. ada dua orang pelukis yang sama-sama membuat sebuah karya lukisan. Pelukis A, melukis dengan sungguh-sungguh untuh menghasilkan sebuah karya seni berkualitas. sedangkan pelukis B, melukis asal-asal, hanya coret-coret yang tidak jelas. Setelah itu ditelitilah daya otak yang dimiliki kedua pelukis itu.  Lalu muncullah hasilnya. Ternyata kedua pelukis itu, menggunakan potensi pikiran yang sama, atau frekuensi pikiran yang sama, tapi hasilnya berbeda. 

Apa maksud dan pelajaran dari riset itu??
Bahwa setiap orang menggunakan potensi pikiran yang sama, baik sedang bereaktivitas atau pun tidak,  baik menyia-nyiakan waktu atau memanfaatkannya. Begitupun dengan menulis, orang yang sekedar menulis atau yang sungguh-sungguh ingin menciptakan karya hebat, keduanya menggunakan potensi otak yang sama, bahkan yang tidak menulis sekalipun. 

Jadi pertanyaannya (pertanyaan ini harus anda jawab dengan jujur) 

  1. Apa yang akan kita tulis?
  2. Apakah tulisan yang betul-betul bermanfaat?
  3. Apakah tulisan itu betul-betul berarti bagi Anda?
Tapikan ada yang bilang, kalau pengen nulis ya nulis aja, gak perlu banyak pikiran tinggal tulis.

ya betul...!!!

Tapi itu tahap paling dasar dan digunakan untuk menumbuhkan kebiasaan menulis. sementara jika ingin menjadi penulis yang menghasilkan karya luar biasa, Anda harus betul-betul mempersiapkannya.

Setidaknya ada 4 hal yang harus dipersiapkan untuk menghasilkan ide yang menarik dan luar biasa. yaitu :
  1. Tentukan ide tulisan Anda.  Ide tulisan itu banyak sekali. Tapi belum tentu itu cocok untuk Anda, Ide yang cocok dengan Anda bisa diliaht dari apa kesukaan Anda? apa hoby yang sedang Anda  geluti? Apa bidang yang Anda kuasai?. Dengan ukuran itu, selain memungkinkan Anda akan lebih menguasai konten tulisan, Andapun sudah pasti memahami kemana karya Anda akan diperkenalkan. Seorang pegiat modil tua, ia akan tahu hal-hal soal mobil tua dan Komunitas pecinta mobil tua. 
  2. Temukan hal yang unik dari tulisan Anda. Tidak ada yang baru dibawah matahri, karena ang ada adalah modifikasi atau memperbarui. Begitupun ide Anda. Cara membuat ide Anda unik adalah mencari pembeda ide Anda dengan orang lain, modifikasi lalu terus perbaiki.
  3. Siapkan strategi untuk memperkenalkan tulisan Anda. ini hal yang sama pentingnya dengan dua poin diatas, karena Anda tentu tidak mau karya yang sudah dibuat dengan susah payah, justru tidak dikenal orang. Kemajuan teknologi informasi dan media sosial adalah alat terbaik memperkenalkan karya Anda. Silahkan pelajari ilmu digital marketing.
  4. Konsisten sampai pembaca betul-betul mengenal Anda sendiri seorang pakar. Konsisten akan membuat pembaca Anda mengenal Anda sebagai sosok yang menguasai bidang yang Anda tekuni. tentukan satu dan jadi Ahli.
Kira-kira dari keempat poin diatas sudahkah Anda memilikinya, jiak belum segera kuasai dan bangun secara perlahan dan berkaryalah....

Untuk menguatka pondasi semangat berkarya, tentang diri sendiri :
  1. Tulis Ide besar dari tulisan yang ingin  Anda tulis?
  2. Tulis hal unik dari ide tulisan Anda?
  3. Tulis strategi-strategi dan media apa saja yang Anda gunakan untuk memperkenalkan tulisan Anda?
  4. Dengan tulisan Anda ini, ingin seperti apa Anda dikenal oleh pembaca Anda?
Keempat tantangan diatas dapat Anda terapkan sebagai langkah awal dalam mengawali karya yang akan anda tulis. 

Bagaimana cara menyusun langkah atau urutan-urutan tulisannya sehingga mudah dipahami oleh pembaca?

  1. Buat kerangkanya. ini akan meminimalisisr terjadinya kemandegan ide saat menulis.
  2. Buat bagian awal bab yang berkaitaan dengan pemecahan puncak masalah diakhir masalah babnya.
Semakin terbiasa menulis, akan semakin cepat penulis tersebut menemukan keunikan dari karyanya sendiri. 
Supaya Nulis lancar, pastikan membaca juga harus lancar.

Jika hati mu mengatakan menulis maka menulislah.
Siap jadi penulis?
Siap nulis kebaikan?
Siap menginspirasi?
Siap ngasih Manfaat?

Kalau siap, ya mulai dong dari sekarang! jangan nunggu nanti deh, keburu kebalap sama teman yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar